Islamic Road Trip

Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H

MI Ma’arif Patihan Kidul

Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW merupakan sesuatu yang besar bagi umat islam. Moment isra’ mi’raj merupakan peristiwa dimana Nabi Muhammad SAW Menerima wahyu sholat. Sholat merupakan bukti ketaatan dan kepatuhan hamba Allah ataupun umat Nabi Muhammad terhadap Allah. Untuk meneladani dan mempelajari hikmah dari peristiwa Isra’ Mi’raj ini, MI Ma’arif Patihan Kidul melaksanakan kegiatan ISLAMIC ROAD TRIP Goes to Masjid Tegalsari.

Islamic road trip dilaksanakan pada hari sabtu pada tanggal 17 Januari 2025. Pada kegiatan ini siswa di ajak untuk melakukan perjalanan ke makam-makam para ulama serta ke masjid bersejarah di ponorogo. Makam yang dituju adalah makam Kiai Ageng Muhammad Besari dan makam Kiai Nur Shodiq serta Masjid Tegalsari. Peserta kegiatan kali ini adalah siswa kelas satu sampai dengan kelas lima sejumlah 296 siswa yang didampingi oleh guru dan mahasiswa PKL dari UNAIR Surabaya. Kegiatan dimulai pukul 07.00 dimana siswa dikumpulkan di halaman madrasah dan diberi pembekalan terkait kegiatan yang akan dilaksanakan. Setelah armada siap siswa diarakan untuk menaiki kereta sesuai dengan kelas masing-masing. Total ada 8 unit kereta dengan masing-masing 2 gerbong yang digunakan. Kereta mulai berangkat pada pukul 07.30. Perjalanan dari madrasah sampai ke masjid tegalsari memakan waktu kurang lebih 1 jam perjalanan.

Setelah sampai di tegalsari, siswa diarahkan menuju ke makam Kiai ageng muhammad besari, akan tetapi karena pada hari itu cukup banyak pengunjung yang datang. Maka kegiatan ziarah makam sedikit membutuhkan waktu lebih lama, setelah selesai dari makam Kiai ageng muhammad besari, siswa di giring menuju makam Kiai nur shodiq. Setelah usai ziarah makam siswa diarakan menuju halaman masjid untuk makan bersama. Kegiatan tersebut berlangsung sampai pukul 11.00. Setelah kegiatan usai siswa kembali ke madrasah dengan menggunakan kereta.

Kegiatan berlangsung lancar, siswa sampai di madrasah dengan aman dan kembali pulang ke rumah masing-masing. Kegiatan ini diadakan untuk meningkatkan iman dan taqwa siswa. Dengan adanya perjalanan ini siswa dapat meneladani perjalanan Nabi dalam menerima wahyu. Selain itu, siswa dapat mengenal ulama dan meneladani ulama tersebut. siswa juga mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru dalam belajar. (admin, S)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *