Praktik Kerja Lapangan Mahasiswa Universitas Airlangga Surabaya
Program Kerja Mahasiswa Universitas Airlangga Surabaya
Mahasiswa UNAIR Surabaya berkunjung ke MI Ma’arif Patihan Kidul dalam rangka praktik kerja lapangan atau biasa disingkat PKL. Mahasiswa Unair berasal dari program studi kesehatan masyarakat dimana program kerja yang dituju berpusat pada kesehatan warga sekolah dan UKS. Kegiatan PKL Mahasiswa UNAIR dimulai pada bulan Januari tahun 2026. Kegiatan dimulai dengan melakukan interview dan pengamatan untuk mengidentifikasi program kerja yang sesuai dengan kebutuhan madrasah. Mahasiswa melakukan interview terhadap guru, pengurus UKS, Pengurus kantin dan siswa. Hasil dari interview, Pengamatan dan diskusi dengan guru maka di peroleh program kerja untuk menggiatkan program CTPS yaitu cuci tangan pakai sabun.
Sosialisasi Program Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS)
Sosialisasi diadakan pada tanggal 24 Januari 2026, Siswa dibawa ke sebuah aula sehingga bisa menampung seluruh siswa dari kelas 1 sampai kelas 6 sebanyak 345 siswa. Kegiatan dimulai dengan pembukaan dilanjutkan dengan pementasan drama pendek oleh mahasiswa yang menceritakan tentang pentingnya mencuci tangan pakai sabun setelah itu siswa diajak untuk mempraktekan langkah-langkah yang tepat dalam mencuci tangan di iringi dengan lagu yang menarik. selain itu siswa juga diminta untuk mengisi pretest dan post test untuk mengukur kepahaman dan dampak atas sosialisasi terhadap siswa.
Proses Pembuatan Sabun Kertas Bersama Tim Dokter Kecil
Kegiatan pembuatan sabun kertas diikuti oleh tim dokter kecil dan guru pengurus UKS dan Pengurus koperasi dan kantin. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 30 Januari 2025. Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh mahasiswa UNAIR kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari koordinator UKS MI Ma’arif Patihan Kidul, Ibu Lisa rahmawati, S.Pd. Tim dokter kecil berjumlah 21 anak yang dibagi menjadi 2 kelompok. Perwakilan dari maahasiswa UNAIR melakukan demonstrasi terlebih dahulu kemudian dilanjutkan dengan praktek langsung oleh siswa didampingi oleh guru.
Bahan utama dalam pembuatan sabun kali ini adalah daun pandan. Daun pandan berukuran sedang sebanyak 3 lembar dihaluskan dengan blender dengan 50 ml air. Setelah cukup halus campuran tersebut disaring untuk menghilangkan ampas dari daun pandan tersebut. larutan yang telah disaring kemudian direbus tapi tidak sampai mendidih. larutan yang telah didinginkan kemudian disaring kembali. Larutan yang telah bersih dari residu kemudian dicampur dengan gliserin, texapon, esense pandan dan garam. Larutan diaduk sampai tercampur, setelah tercampur larutan dioleskan pada kertas water soluble. Kertas water soluble ini menghilang apabila terkena air sehingga larutan dioleskan dengan kuas secara perlahan. Kemudian kertas yang telah diolesi larutan di keringkan, proses pengeringan dapat dilakukan langsung dibawah sinar matahari atau dapat dikeringkan menggunakan hairdryer. Setelah kering sempurna, sabun kertas dapat dipotong sesuai selera. Sabun kertas dapat langsung digunakan atau disimpan pada wadah yang kering dan tidak lembab.
Senam Cuci Tangan Pakai Sabun dan Penutupan PKL UNAIR di MI Ma’arif Patihan Kidul
Kegiatan Senam dan penutupan dilaksanakan pada hari sabtu tanggal 31 Januari 2026. Bertempat di halaman MI Ma’arif Patihan Kidul, kegiatan dilaksanakan mulai pukul 07.00 sampai pukul 09.00 pagi. Kegiatan diawali dengan senam, ada banyak senam yang dipraktikkan seperti : senam CTPS, senam maumere, senam tujuh kebiasaan anak indonesia hebat, senam pokemon dan senam-senam yang lain. Siswa dan guru antusias mengikuti senam yang dipimpin oleh mahasiswa PKL dari U

NAIR. Setelah selesai kegiatan senam, kakak-kakak mahasiswa dari UNAIR berpamitan kepada siswa dan guru MI Ma’arif Patihan Kidul. Disambut dengan sambutan dari Bapak kepala MI Ma’arif Patihan Kidul, Bapak Masruri,S.Ag. Dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata sebagai bukti terimakasih dan kerjasama yang telah dilakukan. Setelah penyerahan dilaksanakan, seluruh siswa bersalaman dan berpamitan dengan kakak-kakak mahasiswa dari UNAIR. Dengan ini kegiatan PKL mahasiswa UNAIR kelompok 5 di MI Ma’arif Patihan Kidul telah dinyatakan usai.
Program kerja mahasiswa yang dilaksanakan di MI Ma’arif Patihan Kidul diharapkan memberi dampak positif bagi lingkungan madrasah. Dimana tingkat kesadaran warga madrasah akan pentingnya mencuci tangan memakai sabun sebelum berkegiatan terutama sebelum makan dan minum semakin meningkat. Sehingga kemungkinan akan terjangkit penyakit menular dan infeksi sistem pencernaan dapat dihindari. (admin,s)